Text
MANAJEMEN DIARE UNTUK MEMPERBAIKI ELIMINASI FEKAL PADA ANAK DENGAN DIARE DI RUANG KERANJI RSUD Dr. H. MARSIDI JUDONO BELITUNG
MANAJEMEN DIARE UNTUK MEMEPRBAIKI ELIMINASI FEKAL
PADA ANAK DENGAN DIARE DI RUANG KERANJI
RSUD DR. H. MARSIDI JUDONO BELITUNG
(Tesa Monika, 2023. 62 Halaman)
Program Studi D III Keperawatan Belitung
Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Pangkalpinang
Dosen Pembimbing
Septy Nur Aini, S.Kep., Ns., M.Kep
Ns. Cristi Monica., S.Kep., MMRS
ABSTRAK
Latar belakang : Diare merupakan penyakit yang menyebabkan keluarnya feses
lebih dari 3 kali dengan konsistensi yang cair dapat disertai darah atau lendir dan
frekuensi yang lebih sering daripada keadaan normal. Tanda gejala yang muncul
diantaranya seperti pengeluaran feses yang terjadi lebih dari 3 kali sehari, feses
berbentuk cair, nyeri perut disertai peningkatan bising usus. Penatalaksanaan yang
dapat dilakukan untuk mengurangi frekuensi buang air besar pada anak dengan
diare yaitu Manajemen Diare dengan terapi pemberian terapi cairan, zink, dan
edukasi lintas diare..
Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan Manajemen diare
untuk mengurangi frekuensi BAB pada anak dengan diare.
Metode : Desain penelitian menggunakan metode deskriprif dengan pendekatan
studi kasus. Subjek kasus yaitu pasien anak yang berdiagnosis medis diare.
Tindakan keperawatan yang dilakukan adalah Manajemen Diare. Instrumen yang
digunakan adalah format asuhan keperawatan anak, ceklist SOP terapi cairan
intravena, pemberian zink, edukasi lintas diare, serta lembar observasi.
Hasil : Setelah dilakukan tindakan manajemen diare terdapat penurunan frekuensi
defekasi yang sebelumnya 8 kali menjadi 2 kali dengan konsistensi feses yang
sebelumnya cair menjadi padat, menurunnya peristaltik usus yang sebelumnya 36
kali menjadi 24 kali setelah dilakukan implementasi 3x24 jam, serta menurunnya
derajat dehidrasi dari yang sebelumnya dengan skor 4 (dehidrasi sedang) menjadi
skor 1 (dehidrasi ringan).
Kesimpulan :
Manajemen diare dengan melakukan pemberian terapi cairan, zink dan edukasi
lintas diare dapat memperbaiki eliminasi fekal dibuktikan dengan penurunan
frekuensi defekasi yang sebelumnya 8 kali menjadi 2 kali dengan konsistensi feses
yang sebelumnya cair menjadi padat serta menurunnya peristaltik usus yang
sebelumnya 36 kali menjadi 24 kali.
Kata kunci : Diare, Manajemen Diare, Eliminasi Fekal
Tidak tersedia versi lain