Text
PENERAPAN TEKNIK PURSED LIP BREATHING EXERCISE DALAM MEMPERBAIKI POLA NAPAS PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) DI RUANG RAMBAI RSUD dr. H MARSIDI JUDONO KABUPATEN BELITUNG TAHUN 2023
PENERAPAN TEKNIK PURSED LIP BREATHING EXERCISE DALAM
MEMPERBAIKI POLA NAPAS PADA PASIEN PENYAKIT PARU
OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) DI RUANG RAMBAI RSUD DR. H
MARSIDI JUDONO KABUPATEN BELITUNG TAHUN 2023
(Syahda Ranti Saputri, 2023, 79 Halaman)
Program Studi DIII Keperawatan Belitung Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
Dosen Pembimbing
Sri Yani, S. Kep. Ners., M.M.R
Septy Nur Aini, S.Kep., Ns.,M.Kep
ABSTRAK
Latar belakang : Penyakit paru obstruktif kronik merupakan penyakit paru yang
ditandai dengan keterbatasan aliran udara pada saluran pernafasan yang tidak
sepenuhnya reversibel. Masalah yang sering muncul pada pasien PPOK yaitu sesak
napas atau tersumbatnya saluran nafas sehingga terjadinya gangguan pola napas
(pola napas tidak efektif).
Tujuan : Menggambarkan Penerapan Teknik Pursed Lip Breathing Exercise
Dalam Memperbaiki Pola Napas Pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik
(PPOK) di Ruang Rambai RSUD dr. H Marsidi Judono Kabupaten Belitung 2023.
Metode : Desain penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan
studi kasus. Subjek studi kasus yaitu Ny. J dengan diagnosa Medis Penyakit Paru
Obstruktif Kronik (PPOK). Tindakan keperawatan yang dilakukan adalah Teknik
Pursed Lip Breathing Exercise, instrumen yang digunakan adalah lembar asuhan
keperawatan medikal bedah, lembar observasi, Standar Operasional Prosedur
(SOP) Teknik Pursed Lip Breathing Exercise, saturasi oksigen dan stopwatch.
Hasil : Partisipan studi kasus ini adalah Ny. J dengan diagnosa medis PPOK dengan
masalah keperawatan pola napas tidak efektif. Sebelum diberikan intervensi Ny. J
mengeluh sesak napas, ada pernapasan cuping hidung, frekuensi napas : 28x/menit
dan saturasi oksigen : 90%. Setelah diberikan intervensi teknik Pursed Lip
Breathing Exercise selama 3 hari dibuktikan bahwa dispnea menurun, , pernapasan
cuping hidung menurun, frekuensi napas membaik yaitu menjadi 20x/menit dan
saturasi oksigen meningkat menjadi 98%.
Kesimpulan : Teknik Pursed Lip Breathing Exercise dapat memperbaiki pola
napas (menurunkan sesak napas) pada pasien Penyakit Paru Obstrukif Kronik
(PPOK)
Kata kunci : Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Pola napas, Teknik Pursed
Lip Breathing Exercise.
Tidak tersedia versi lain