Text
PENERAPAN RELAKSASI AUTOGENIK DAN TERAPI MUSIK DALAM MENURUNKAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN HEMODALISA PASCA INSERSI VASKULER DI RSUD MUHAMMAD ZEIN BELITUNG TIMUR
Penerapan Relaksasi Autogenik dan Terapi Musik dalam
Menurunkan Tingkat Nyeri pada Pasien Hemodialisa
Pasca Insersi Vaskuler
(Tessa Melynda, 2024, 135 Halaman)
Program Studi DIII Keperawatan Belitung Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
Dosen Pembimbing
Amiruddin, S.Kep, Ners, M.Kep
Nazliansyah, S.Kep, Ners, MNS
ABSTRAK
Latar Belakang: Hemodialisa adalah pemisahan darah dari zat anorganik, toksik,
atau sisa metabolisme melalui membran semipermiabel dimana darah ada di satu
sisi membran dan cairan di sisi lain. Terapi ini melibatkan aliran darah ke dalam
tabung ginjal buatan (dialiser), dan dibutuhkan akses agar terhubung di pembuluh
darah yang biasa disebut akses vaskuler. Akses vaskuler atau insersi vaskuler
bertujuan untuk mencegah agar tidak terjadinya trauma pada vena akibat
penusukan yang dilakukan berulang ulang. Tindakan insersi vaskuler saat proses
hemodialisa memberikan rasa ketidaknyamanan dan rasa nyeri.
Tujuan: Menggambarkan Penerapan Relaksasi Autogenik dan Terapi Musik
dalam Menurunkan Tingkat Nyeri pada Pasein Hemodialisa Pasca Insersi
Vaskuler di Ruang Penyakit Dalam RSUD Muhammad Zein Kabupaten Belitung
Timur.
Metode: Desain penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan
pendekatan studi kasus. Subjek kasus yaitu pasein dengan diagnosa medis gagal
ginjal kronis dan menjalani terapi hemodialisa serta terpasang akses vaskuler.
Tindakan keperawatan yang dilakukan adalah relaksasi autogenik dan terapi
musik.
Hasil: Hasil pengkajian skala nyeri pada saat insersi vaskuler pada pasein
menunjukkan angka 7 cm yang diukur menggunakan visual analog scale (1-10
cm) serta pasein merasa gelisah dan tampak meringis. Hasil penelitian skala nyeri
setelah dilakukan tindakan relaksasi autogenik dan terapi musik selama 3 kali
intervensi/pertemuan selama 2 minggu terdapat penurunan skala nyeri menjadi 2
cm serta meringis dan gelisah menurun.
Kesimpulan: Relaksasi autogenik dan terapi musik dapat menurunkan tingkat
nyeri pada pasein yang menjalani hemodialisa pasca insersi vaskuler. Saran bagi
rumah sakit diharapkan dapat menerapkan relaksasi autogenik dan terapi musik
untuk menurunkan tingkat nyeri.
Kata Kunci: Relaksasi autogenik, Terapi Musik, Tingkat Nyeri, Hemodialisa,
Insersi Vaskuler.
Tidak tersedia versi lain