Text
PENERAPAN TEKNIK BALLOON BLOWING UNTUK MENINGKATKAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN PPOK DI RUANG PENYAKIT DALAM RSUD MUHAMMAD ZEIN
PENERAPAN TEKNIK BALLOON BLOWING
UNTUK MENINGKATKAN SATURASI OKSIGEN
PADA PASIEN PPOK DI RUANG PENYAKIT DALAM
RSUD MUHAMMAD ZEIN
(Silvani Wulantari, 2024. 69 Halaman)
Program Studi DIII Keperawatan Belitung Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
Dosen Pembimbing
Sri Yani, S.kep.,Ners.,M.M.R
Amiruddin, S.Kep., Ners., M.Kep
ABSTRAK
Latar Belakang : Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit
yang ditandai dengan adanya keterbatasan aliran udara yang tidak dapat pulih
sepenuhnya. Ppok biasanya menyebabkan hipoksemia yang merupakan akibat dari
kurangnya oksigen yang masuk ke dalam tubuh. Saturasi oksigen dalam tubuh
seseorang bisa diukur melalui alat berupa pulse oksimetri. Gejala penyakit
umumnya muncul pada pengidap yang berusia 35-40 tahun. Hal ini dikarenakan
semakin bertambah umur seseorang, maka akan terjadi degenerasi otot-otot
pernafasan dan elastisitas jaringan menurun.
Tujuan : Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Teknik Balloon
Blowing terhadap saturasi oksigen pada pasien PPOK.
Metode : Desain penelitian mengguakan metode deskriptif dengan pedekatan studi
kasus. Subjek kasus yaitu Tn.M dengan diagnosis medis PPOK dengan masalah
bersihan jalan nafas tidak efektif. Metode pengambilan data dengan pengkajian,
wawancara, pengukuran, dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan
format asuhan keperawatan medikal bedah, lembar observasi, SOP Teknik balloon
blowing. Metode Balloon Blowing ini dilakukan sehari 2 kali selama kurang lebih
7 hari.
Hasil : Setelah dilakukan tindakan dengan Teknik Balloon Blowing selama 2 kali
sehari selama kurang lebih 7 hari didapatkan hasil bahwa saturasi oksigen
mengalami peningkatan.
Kesimpulan : Didapatkan hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa penerapan
Teknik Balloon Blowing mengalami peningkatan pada saturasi oksigennya.
Kata kunci : PPOK, Saturasi Oksigen, Teknik balloon blowing
Tidak tersedia versi lain