Text
PENERAPAN PEMBERIAN AIR MINUM HANGAT DALAM TERAPI NEBULIZER PADA PASIEN ASMA BRONKHIALE DI INSTALASI GAWAT DARURAT
Pemberian Minum Air Hangat Dalam Terapi Nebulizer Untuk
Meningkatkan Bersihan Jalan Nafas pada Asma Bronkiale di Ruang
Instalasi Gawat Darurat
(Selly Pebrianti Putri, 2024, Halaman)
Program Studi Diploma III Keperawatan Belitung
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
Dosen Pembimbing
R. Ade Sukarna, M.Kep., Sp.Kep.MB
Nazliansyah, S.Kep., Ners.,Mns
ABSTRAK
Latar Belakang : Asma merupakan penyakit respiratorik kronik yang paling sering
ditemukan terutama dinegara maju. Penyakit ini pada umumnya dimulai sejak masa
anak-anak, asma merupakan suatu keadaan dimana saluran nafas mengalami
penyempitan karena hiperaktivitas tehadap rangsangan tertentu yang menyebabkan
peradangan. Asma dapat menyebabkan masalah oksigenisasi, intervensi yang dapat
dilakukan untuk mengatasi oksigenisasi yaitu adalah pemberian terapi inhalasi atau
terapi nebulizer. Tindakan nebulizer adalah tindakan memberikan obat pada pasien
asma dengan mengubah obat cairan menjadi uap. Untuk membantu mengencerkan
lendir yang mengganggu dapat diberikan minum air hangat Pemberian minum air
hangat pada penderita asma untuk bersihan jalan nafas sebelum dilakukan terapi
nebulizer dapat meningkatkan oksigenisasi.
Tujuan : Studi Kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan pemberian
minum air hangat dalam terapi nebulizer guna untuk meningkatkan bersihan jalan
nafas pada pasien Asma Bronkial.
Metode : Metode yang digunakan menggunakan metode deskriptif dengan
pendekatan studi kasus. Subjek kasus yaitu Ny. H dengan diagnosa medis Asma
Bronkial, diagnosa keperawatan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif. Tindakan
keperawatan yang dilakukan adalah pemberian minum air hangat sebanyak 200cc
lalu diberi jeda 5 menit untuk air hangat terabsorbsi baik di dalam tubuh pasien
kemudian diberikan terapi nebulizer selama 10 menit. Instrumen yang digunakan
adalah format pengkajian gawat darurat, SOP Terapi Nebulizer, Lembar Observasi,
dan Air Hangat.
Hasil : Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluh sesak nafas, batuk sudah 4
hari disertai dahak. RR:24x/menit, SPO2:93%,wheezing (+).
Kesimpulan : Pemberian air hangat dalam terapi nebulizer dapat meningkatkan
bersihan jalan nafas pada pasien Asma Bronkial.
Kata Kunci : Asma Bronkial, Air Hangat, Kepatenan Jalan Nafas, Terapi Nebulizer.
Tidak tersedia versi lain