Text
PENERAPAN EARPLUG DAN EYE MASK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN YANG DIRAWAT DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT (ICU) RSUD MUHAMMAD ZEIN BELITUNG TIMUR
Penerapan Earplug Dan Eye Mask Dalam Meningkatkan Kualitas Tidur
Pada Pasien Yang Dirawat Di Ruang Intensive Care Unit (ICU)
RSUD Muhammad Zein Belitung Timur
(Sara, 2024 144 Halaman)
Program Studi D-III Keperawatan Belitung Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
Dosen Pembimbing
Amiruddin, S.Kep., Ners., M.Kep
Septy Nur Aini S.Kep., Ners., M.Kep
ABSTRAK
Latar Belakang : Tidur merupakan kebutuhan yang paling dasar pada manusia
dimana gangguan tidur seperti kurang tidur kronis dan pola tidur yang tidak benar
atau menyimpang akan memberikan atau menimbulkan penyakit atau gangguan
kesehatan. Gangguan tidur di ruang Intensive Care Unit (ICU) disebabkan oleh
banyak faktor diantaranya lingkungan, kebisingan, pencahayaan, kegiatan perawat,
penyakit yang diderita, tindakan keperawatan, terapi obat, dan ventilasi mekanik.
Tujuan : Studi kasus ini adalah menggambarkan penerapan earplug dan eye mask
dalam meningkatkan kualitas tidur pada pasien yang dirawat di ruang Intensive
Care Unit (ICU) RSUD Muhammad Zein Belitung Timur.
Metode : Metode yang digunakan merupakan rancangan deskriptip dengan
pendekatan case study research (studi kasus) yang berfokus pada intervensi
keperawatan. Tindakan keperawatan yang dilakukan adalah penerapan earplug dan
eye mask. Instrumen yang digunakan adalah lembar format asuhan keperawatan
medikal bedah, lembar Richards Campbell Sleep Questionnaire (RSCQ), lembar
Visual Analogue Scale (VAS), multiple-use earplug, eye mask, SOP (Standar
Operasional Prosedur) earplug dan eye mask, lembar observasi pasien.
Hasil : Partisipan dari studi kasus ini adalah Ny. J dengan diagnosa medis
Congestive Heart Failure dan masalah keperawatan gangguan pola tidur. Hasil
menunjukkan setelah dilakukan tindakan selama 3 malam terjadi peningkatan ratarata
skor
the
Richards
Campbell
Sleep
Questionaire
(RCSQ)
pasien
sebelum
dan
sesudah
intervensi penggunaan earplug dan eye mask, yakni sebelum intervensi
sebesar 55,2 mm (kualitas tidur yang buruk) menjadi 79,08 mm (kualitas tidur yang
terbaik) setelah intervensi.
Kesimpulan : Studi kasus ini menggambarkan pengaruh penerapan earplug dan
eye mask dalam meningkatkan kualitas tidur pada pasien yang dirawat di ruang
Intensive Care Unit (ICU).
Kata Kunci : Kualitas tidur, Earplug, Eye mask, ICU.
Tidak tersedia versi lain