Text
IMPLEMENTASI TEKNIK PERNAPASAN BUTEYKO UNTUK MENINGKATKAN OKSIGENASI PADA PASIEN ASMA BRONKHIAL DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD dr. H. MARSIDI JUDONO BELITUNG
IMPLEMENTASI TEKNIK PERNAPASAN BUTEYKO UNTUK
MENINGKATKAN OKSIGENASI PADA PASIEN ASMA BRONKHIAL
DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD dr. H. MARSIDI JUDONO
BELITUNG
(Nabila Tasya Putri, 2024. 77 Halaman)
Program Studi DIII Keperawatan Belitung Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
Dosen Pembimbing
Ns. R. Ade Sukarna,M.Kep, Sp., Kep.MB
Sri Yani, S.kep.,Ners.,M.M.R
ABSTRAK
Latar Belakang: Asma adalah penyakit yang diakibatkan karena penyempitan
jalan napas lantaran adanya peradangan atau inflamasi. Pada penderita asma
bronkial biasanya akan mengalami pola napas tidak efektif yang mana ditandai
dengan adanya suara mengi, sesak napas, dan penggunaan otot bantu napas.
Sehingga dapat menurunkan kadar oksigen di dalam tubuh. Berdasarkan data
Kemenkes tahun 2018 di Belitung terdapat 1,98% atau 1.602 jiwa. Teknik
pernapasan buteyko dapat meningkatkan oksigenasi pada pasien asma
bronkhial.
Tujuan: Tujuan dari studi kasus ini adalah menggambarkan teknik pernapasan
buteyko untuk meningkatkan oksigenasi pada pasien asma bronkhial
Metode: desain penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan
studi kasus. Subjek penelitian yaitu An. M dengan diagnosa medis asma
bronkhial. Tindakan keperawatan yang dilakukan adalah teknik pernapasan
buteyko, instrument yang digunakan adalah lembar asuhan keperawatan gawat
darurat, lembar observasi pasien, fingertrip pulse oximeter, jam
tangan/stopwatch, dan SOP teknik pernapasan buteyko
Hasil: hasil pengkajian menunjukkan frekuensi napas 26x/menit, SpO2 91%
dengan keluhan mengeluh sesak napas. diagnosa keperawatan pola napas tidak
efektif berhubungan dengan hambatan upaya napas dibuktikan dengan
mengeluh sesak napas, penggunaan otot bantu pernapasan, fase ekspirasi
memanjang, pola napas abnormal, pernapasan cuping hidung. Hasil evaluasi
setelah dilakukan tindakan implementasi teknik pernapasan buteyko
menunjukkan terdapat penurunan frekuensi napas menjadi 20x/menit,
peningkatan saturasi oksigen menjadi 99% dan dispnea cukup menurun
Kesimpulan: teknik pernapasan buteyko dapat meningkatkan oksigenasi pada
pasien asma bronkhial di instalasi gawat darurat RSUD dr. H. Marsidi Judono
Kabupaten Belitung
Kata kunci : asma bronkhial, teknik pernapasan buteyko, oksigenasi
Tidak tersedia versi lain