Text
IMPLEMENTASI MASSAGE ABDOMEN DAN MINUM AIR PUTIH HANGAT UNTUK MENGATASI KONSTIPASI PADA PASIEN STROKE DI RUANG PENYAKIT DALAM RSUD MUHAMMAD ZEIN KABUPATEN BELITUNG TIMUR
Implementasi Massage Abdomen dan Minum Air Putih Hangat Untuk
Mengatasi Konstipasi Pada Pasien Stroke
(Aulia Putri Istiqomah, 2024. 147 Halaman)
Program Studi DIII Keperawatan Belitung Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
Dosen Pembimbing
Amiruddin, S.Kep., Ners., M.Kep
Sri Yani, S.Kep., Ners., M.M.R
ABSTRAK
Latar Belakang: Stroke merupakan sindrom klinis akibat adanya gangguan pada
pembulu darah di otak secara mendadak dan biasanya terjadi pada rentang usia 45
hingga 80 tahun yang menyebabkan kecacatan atau kematian.
Tujuan: Untuk Memperoleh Gambaran Pengaruh Massage Abdomen Dan Minum
Air Putih Hangat Untuk Mengatasi Konstipasi Pada Pasien Stroke Di Ruang
Penyakit Dalam RSUD Muhammad Zein Kabupaten Belitung Timur.
Metode: Desain penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan
pendekatan strudi kasus. Subjek kasus yaitu pasien dengan diagnosa medis stroke
dengan masalah konstipasi. Tindakan keperawatan yang dilakukan adalah massage
abdomen dan minum air putih hangat.
Hasil: Hasil pengkajian sebelum diberikan tindakan implmentasi massage
abdomen dan minum air putih hangat yang dilakukan dengan menggunakan
pengukuran contipasi scoring system (CSS) dengan hasil awal konstipasi 92 (sangat
tinggi) yang mengalami sulit buang air besar dan perut terasa kembung, setelah
dilakukan tindakan massage abdomen dan minum air putih hangat 3 kali sehari
selama 3 hari didapatkan penurunan skor konstipasi 40 (rendah) dimana frekuensi
buang air besar meningkat dan menjadi lebih teratur.
Kesimpulan: Implementasi massage abdomen dan minum air putih hangat terbukti
efektif dalam mengatasi konstipasi pada pasien stroke, dengan metode ini
meningkatkan frekuensi buang air besar, melunakan feses, dan mengurangi
ketidaknyamanan tanpa efek samping yang signifikan.
Kata Kunci: Konstipasi, Massage abdomen, Minum air putih hangat, Stroke
Tidak tersedia versi lain