Text
PENERAPAN PERUBAHAN POSISI TERHADAP PERUBAHAN HEMODINAMIK PADA ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD dr. H. MARSIDI JUDONO BELITUNG
PENERAPAN PERUBAHAN POSISI TERHADAP PERUBAHAN
HEMODINAMIK PADA ASUHAN KEPERAWATAN
PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE
(Abdul Kholil Aziz, 2024.107 Halaman)
Program Studi DIII Keperawatan Belitung Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
Dosen Pembimbing
Ns. R. Ade Sukarna,M.Kep, Sp.,MB
Septy Nur Aini.,M.Kep
ABSTRAK
Latar Belakang: Penyakit Congestive Heart Failure (CHF) memiliki tanda dan
gejala utama yaitu sesak napas yang dapat mempengaruhi terjadinya penurunan
saturasi oksigen dan peningkatan respirasi rate, karena pada pasien CHF jantung
tidak mampu untuk mempertahankan curah jantung yang adekuat guna memenuhi
kebutuhan metabolik dan kebutuhan oksigen pada jaringan meskipun aliran balik
vena adekuat. Perubahan posisi dapat membantu untuk memberikan posisi tubuh
dalam meningkatkan kesejahteraan atau kenyamanan fisik dan psikologis.
Tujuan: Penulisan ini bertujuan untuk Mengambarkan penerapan asuhan
keperawatan non farmakologi perubahan posisi terhadap perubahan hemodinamik
pada penyakit congestive heart failure
Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan
proses asuhan keperawatan.
Hasil: setelah dilakukan tindakan terapi positioning selama kurang lebeih 6 jam
diruangan IGD didapatkan hasil RR:16x/menit dan spO2: 99%. Sebelum di
berikan tindakan positioning yaitu RR:26x/menit dan spO2: 94%.
Kesimpulan: Kesimpulan dari penerapan studi kasus ini adalah tindakan perubahan
posisi (head up, semi fowler, high fowler) hanya sebagai tindakan pendamping
dalam meningkatkan saturasi oksigen dan menurunkan respirasi rate
Kata Kunci: Frekuensi Napas, Saturasi Oksigen, CHF, Perubahan Posisi
Tidak tersedia versi lain