Text
PENGARUH TINGKAT KESUKAAN PENAMBAHAN UBI JALAR KUNING (Ipomoea Batatas L) TERHADAP PEMBUATAN KULIT DIMSUM
PENGARUH PENAMBAHAN UBI JALAR KUNING (Ipomoea
Batatas L) TERHADAP PEMBUATAN KULIT DIMSUM
Deby Stiawati1, Hamdani SP Ginting 1, Eri Virmando, M. Gz1
Prodi D-III Gizi, Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang, Indonesia
Email : [email protected]
Abstrak
Latar Belakang: Kanker kolorektal merupakan kanker akibat dari mutasi genetik
kumulatif pada selepitel usus besar dan rektum sehingga terjadi pembelahan, migrasi dan
diferensiasi sel yang berlebihan serta berakibat pada terjadinya proliferasi, invasi dan
metastasis sel-sel tersebut. Ubi jalar merupakan sumber karbohidrat dan sumber energi
serta mengandung vitamin dan mineral seperti Zat besi (Fe), Fosfor (P), Kalsium (Ca), dan
Natrium (Na). Dimsum makanan kecil yang memiliki nilai gizi tinggi ini biasanya diisi
dengan daging, ayam, ikan, udang, buah-buahan, dan sayur- sayuran.
Tujuan: Untuk mengetahui tingkat kesukaan warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan
pembuatan kulit Dimsum dengan Penambahan Ubi Jalar Kuning.
Metode: Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 3 formulasi dengan penambahan
ubi jalar kuning, masing-masing 50 gram, 75 gram, 100 gram. Pengaruh penambhaan ubi
jalar kuning menggunakan kuesioner tingkat kesukaan
Hasil: Tingkat kesukaan warna, aroma, tektur, rasa, dan keseluruhan kulit dimsum dengan
nilai rata-rata paling tinggi F2 dengan nilai rata-rata penilaian warna (2,86), aroma (3,60),
tekstur (3,50), rasa (3,66), dan keseluruhan (3,86).
Kesimpulan: Ada perbedaan antara penambahan ubi jalar kuning terhadap pembuatan
kulit dimsum warna, aroma, tekstur, rasa dan keseluruhan.
Kata Kunci: Kulit dimsum, Ubi Jalar Kuning, Tingkat Kesukaan
Tidak tersedia versi lain