Text
GAMBARAN ASUPAN ZAT BESI DAN VITAMIN C SERTA KEPATUHAN MENGONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA SISWI DI SMPN 1 AIR GEGAS BANGKA SELATAN
GAMBARAN ASUPAN ZAT BESI DAN VITAMIN C SERTA
KEPATUHAN MENGONSUMSI TABLET TAMBAH
DARAH PADA SISWI DI SMPN 1 AIR GEGAS
Nadya Selsabela1, Emmy Kardinasari1, Sutyawan1
Prodi D-III Gizi, Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang, Indonesia
Email : [email protected]
Abstrak
Latar Belakang: Anemia merupakan kondisi ketika jumlah eritrosit atau kapasitas pembawa
oksigen tidak mencukupi kebutuhan fisiologis sehingga akan menyebabkan terganggunya
pembetukkan eritrosit. Prevalensi anemia di Kabupaten Bangka Selatan sebanyak 26-32%.
Kepatuhan dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri juga bisa
menjadi salah satu faktor terjadinya anemia dikarenakan kurangnya zat besi. Vitamin C juga
berperan pada penyerapan zat besi dengan mereduksi ferri menjadi ferro dalam usus halus
sehingga mudah diabsorpsi.
Tujuan: Untuk mengetahui gambaran asupan zat besi dan vitamin c serta kepatuhan dalam
mengonsumsi TTD.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi adalah siswi SMPN 1 Air
Gegas Bangka Selatan yang berjumlah 117 orang, dan sampel 54 responden dengan metode
simple random sampling.
Hasil: Remaja putri lebih banyak berusia 14 tahun (54,9 %). Asupan zat besi dengan kategori
baik sebanyak 40 orang (74,0%), Asupan vitamin C dengan kategori baik sebesar 36 orang
(66,6%). Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kategori patuh sebanyak 40 orang
(78,4 %). Asupan zat besi dapat ditingkatkan dengan bahan makanan seperti daging merah,
hati dan kacang-kacangan. Asupan vitamin C juga dapat ditingkatkan dengan buah-buahan
seperti buah jeruk. Remaja putri yang mengalami anemia dapat berdampak menurunkan
kesehatan reproduksi, perkembangan motorik, kecerdasan terhambat, menurunnya prestasi
belajar, dan menurunnya tingkat kebugaran yang akan meningkatkan risiko kematian ibu
melahirkan bayi premature dan berat badan lahir rendah.
Kesimpulan: Asupan zat besi dan vitamin C dikategorikan baik. Serta didapatkan kepatuhan
dalam mengonsumsi TTD siswi berada pada kategori patuh.
Kata kunci : Asupan vitamin C, kepatuhan mengonsumsi TTD, zat besi
Tidak tersedia versi lain