Text
GAMBARAN POLA MAKAN JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI 48 PANGKALPINANG
GAMBARAN POLA MAKAN JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI 48 PANGKALPINANG
Afifa Desthalia Miranda1, Karina Dwi Handini1, Hamdani SP Ginting1
Prodi D-III Gizi, Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang, Indonesia
Email : [email protected]
Abstrak
Latar Belakang: Pola konsumsi makanan adalah susunan dan jenis beberapa makanan yang dikonsumsi seseorang atau kelompok pada waktu tertentu untuk pengaturan makan. Makanan jajanan anak sekolah dasar sangat beragam jenisnya. Konsumsi jajanan yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak negatif bagi anak. Dampak negatif yang ditimbulkan diantaranya diare, kekurangan zat gizi dan gangguan pertumbuhan seperti stunting.
Tujuan : Mengidentifikasi jumlah, jenis dan frekuensi makanan jajananan pada anak Sekolah Dasar Negeri 48 Pangkalpinang.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi adalah siswa-siswi SD Negeri 48 Pangkapinang, dengan sampel sebanyak 63 responden yang di ambil dari kelas IVA, IVB, VA, VB dan VIA, VIB dilakukan dengan metode stratified random sampling.
Hasil : Konsumsi makanan jajanan berdasarkan jumlah yang tertinggi yaitu berada dikategori cukup sebanyak 31 responden (49,2%). Konsumsi makanan jajanan berdasarkan macam jenis jajanan paling banyak dikonsumsi yaitu bakso bakar dan pempek sebanyak 63 responden (100%). Konsumsi makanan jajanan berdasarkan frekuensi yang sering dikonsumsi yaitu pempek sebanyak 63 responden (95,2%). Makanan jajanan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan anak sekolah. Kebiasaan jajan anak dapat dilihat dari frekuensi jajan dan kontribusi gizi jajanan
Kesimpulan : Jumlah makan jajanan yang tertinggi yaitu kategori cukup 49,2%, jenis macam makanan jajanan yang paling banyak dikonsumsi yaitu bakso bakar dan pempek 100% dan frekuensi makanan jajanan yang sering dikonsumsi yaitu pempek 95,2%.
Kata Kunci : Jumlah, jenis dan frekuensi makanan jajanan
Tidak tersedia versi lain