Text
IDENTIFIKASI MEDICATION ERROR FASE DISPENSING PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD DEPATI HAMZAH PERIODE MARET-APRIL TAHUN 2024
Identifikasi Medication Error Fase Dispensing Pada Pasien Rawat Jalan di RSUD Depati Hamzah Periode Maret-April Tahun 2024
Mauliya Hertiani
214840120
Program Studi Farmasi Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
ABSTRAK
Latar belakang: Medication error adalah suatu kejadian yang dapat merugikan bahkan membahayakan keselamatan pasien yang dilakukan oleh petugas kesehatan khususnya dalam hal pelayanan pengobatan pasien. RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang sudah mempunyai Standar Prosedur Operasional (SPO) terkait praktik pelayanan obat yang mengacu pada proses penyiapan obat (fase dispensing) untuk menghindari adanya medication error, namun belum dijalankan secara berkelanjutan dan terstruktur.
Tujuan: Mengetahui persentase angka kejadian mediaction error fase dispensing pada pasien rawat jalan di RSUD Depati Hamzah Periode Maret sampai dengan April Tahun 2024.
Metode: Metode penelitian menggunakan deskriptif observasional bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. pengumpulan data dilakukan secara prospektif. Pengambilan sampel menggunakan Teknik accidental sampling dengan jumlah 96 sampel.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian medication error pada parameter asal resep (poliklinik) sebesar 0%, benar pasien 0%, benar dokter penulis resep 0%, benar obat sebesar 3 resep yaitu 3,1%, benar bentuk sediaan 0%, benar kekuatan obat sebesar 5 resep yaitu 5,2%, benar jumlah obat 0%, benar tanggal kedaluwarsa 0%, dan benar aturan pakai sebesar 4 resep yaitu 4,1%.
Kesimpulan: Kejadian medication error di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang terjadi pada parameter benar obat, kekuatan obat, dan aturan pakai. Pencegahan terjadinya medication error perlu diterapkan proses double check yang berpedoman pada Standar Prosedur Operasional (SPO).
Kata Kunci: Medication Error, Fase Dispensing, RSUDDH
Tidak tersedia versi lain