Text
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN PUCUK IDAT (Cratoxylum glaucum Korth) TERHADAP BAKTERI Vibrio cholerae
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Pucuk Idat (Cratoxylum glaucum Korth) Terhadap Bakteri Vibrio cholerae
Meme Amelia
214840121
Program Studi Farmasi Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
ABSTRAK
Latar Belakang: Diare dapat disebabkan oleh bakteri Vibrio cholera. Daun pucuk idat mengandung alkaloid, saponin, tanin, dan polifenol yang berpotensi sebagai antibakteri. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Desa Jeriji bahwa 90% masyarakat tersebut menggunakan daun pucuk idat sebagai pengobatan diare.
Tujuan: Mengetahui perbedaan rata-rata zona hambat bakteri pada berbagai konsentrasi dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae.
Metode: Penelitian eksperimental dengan Postest Only Group Desain menggunakan 2 kelompok uji. Tahapan penelitian terdiri dari pembuatan simplisia dan ekstrak, skrining uji fitokimia, pembuatan media, peremajaan bakteri, pembuatan suspensi bakteri, dan uji aktivitas antibakteri.
Hasil: Terdapat perbedaan rata-rata diameter zona hambat ekstrak daun pucuk idat pada berbagai konsentrasi terhadap bakteri Vibrio cholera pada konsentrasi 20% dengan rata-rata diameter zona hambat 0,41 mm, 40% dengan rata-rata diameter zona hambat 0,48 mm, 60% dengan rata-rata diameter zona hambat 0,43 mm, 80% dengan rata-rata diameter zona hambat 0,73 mm, dan 100% dengan rata-rata zona hambat 1,29 mm dikategorikan daya hambat lemah.
Kesimpulan: Ekstrak daun pucuk idat efektif menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae meskipun menghasilkan daya hambat lemah. Daya hambat terbesar ditunjukkan konsentrasi 100% dengan rata-rata diameter zona hambat 1,29 mm.
Kata Kunci: Antibakteri, Diare, Daun Pucuk Idat, Vibrio cholerae
Tidak tersedia versi lain