Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN SAPU-SAPU (Baeckea frutescens L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis

SALSABILAH - Nama Orang;

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Sapu-Sapu
(Baeckea frutencens L.) terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis
Salsabilah
214840133
Program Studi Farmasi Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
Latar Belakang : Infeksi kulit salah satunya Jerawat adalah kondisi pori-pori kulit akan tersumbat oleh timbunan lemak yang berlebihan. Infeksi Jerawat dapat disebabkan oleh bakteri Staphylococcus epidermidis. Salah satu tumbuhan yang dipercaya oleh masyarakat dapat mengobati jerawat adalah Daun sapu-sapu (Baeckea frutencens L.) mengandung saponin, flavonoid dan tanin yang dapat digunakan sebagai antibakteri.
Tujuan : Penelitian ini betujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sapu-sapu ( Baeckea frutencens L.) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis.
Metode : Uji aktivitas antibakteri pada penelitian ini menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi ekstrak daun sapu-sapu (Baeckea frutencens L.) yaitu, 20%, 40%, 60%, 80%, 100%. Data penelitian diperoleh dari pengukuran diameter zona bening yang dihasilkan di sekitar kertas cakram. Pengolahan data dilakukan dengan metode Analysis of variant (ANOVA).
Hasil: Hasil uji aktivitas ekstrak etanol daun sapu-sapu terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% memiliki diameter zona hambat 20,76 mm; 20,78 mm; 21,72 mm; 21,74 mm; 21,07 mm semua kategori tergolong dalam kategori sangat kuat.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak etanol daun sapu-sapu tidak memiliki perbedaan rata-rata zona hambat bakteri Staphylococcus epidermidis. Ekstrak etanol daun sapu-sapu yang paling besar menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi 80% dengan rata-rata diameter zona hambat 21,74 mm.
Kata Kunci : Antibakteri, Jerawat, Daun Sapu-Sapu (Baeckea frutencens L.),
Staphylococcus epidermidis


Ketersediaan
#
Perpustakaan Terpadu Poltekkes Pangkalpinang 615.1 SAL 2024
2024FAR0009
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
615.1 SAL 2024
Penerbit
Poltekkes Pangkal Pinang : Prodi DIII Farmasi Poltekkes Pangkalpinang., 2024
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
615.1
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
jerawat
Antibakteri
Daun Sapu-Sapu
Baeckea frutencens L
Staphylococcus epidermidis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
SALSABILAH
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN SAPU-SAPU (Baeckea frutescens L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?