Text
GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS NAMANG KABUPATEN BANGKA TENGAH TAHUN 2024
Gambaran Tingkat Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Namang Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2024
Yandi Andani
214840140
Program Studi Farmasi Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
ABSTRAK
Latar Belakang: Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg. Berdasarkan data kunjungan pasien hipertensi di Puskesmas Namang pada tahun 2022, jumlah kasus hipertensi pada usia >15 tahun sebanyak 2.443 jiwa dengan persentase 62,8% kemudian terjadi peningkatan pada tahun 2023 yaitu sebanyak 2.863 jiwa dengan persentase 70,06%.
Tujuan: Mengukur tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Namang Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2024.
Metode: Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 97 responden. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner MMAS-8 yang diberikan kepada pasien hipertensi di Puskesmas Namang Kabupaten Bangka Tengah dan dianalisis menggunakan metode univariat.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Namang Kabupaten Bangka Tengah dengan kategori tinggi sebanyak 8 responden (9,3%), kategori sedang sebanyak 19 responden (18,5%), dan kategori rendah sebanyak 70 reponden (72,2%).
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi yang berobat di Puskesmas Namang mayoritas termasuk dalam tingkat kepatuhan rendah. Oleh karena itu, diperlukan suatu edukasi pemberian informasi bahwa pentingnya kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi.
Kata Kunci: Kepatuhan, Pasien Hipertensi, Puskesmas
Tidak tersedia versi lain