Text
TERAPI PIJAT KAKI DALAM MENINGKATKAN PERFUSI PERIFER PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI WILAYAH PUSKESMAS BENTENG TAHUN 2024
ABSTRAK
Terapi Pijat Kaki Dalam Meningkatkan Perfusi Perifer Pada pasien Diabetes Melitus Diwilayah Puskesmas Benteng Tahun 2024
Teguh Fachrul Afnizar, Erni chaerani, Spd, MKM, Ns, Tajudin, S.Kep, MM
Program Studi Politeknik Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Pangkalpinang
Gmail : [email protected]
Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis progresif yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh dalam melakukan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, sehingga dapat memicu peningkatan kadar glukosa dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya vsikositas darah sehingga aliran darah menjadi tidak lancar dan memicu terjadinya masalah keperawatan perfusi perifer tidak efektif. Terapi pijat kaki merupakan salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya perfusi perifer tidak efektif. Tujuan studi kasus ini untuk menggambarkan terapi pijat kaki pada pasien diabetes Melitus dengan masalah keperawatan risiko perfusi perifer tidak efektif. Desain karya tulis ilmiah ini adalah deskriptif dengan pendekatan case study research (studi kasus) dengan menerapkan intervensi keperawatan berdasarakan bukti praktik. Metode pengumpulan data studi kasus ini menggunakan metode observasi partisipatif, wawancara terstruktur, dokumentasi, studi literatur. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa penerapan terapi pijat kaki selama 3 hari dengan menggunakan lotion dapat meningkatkan perfusi perifer sehingga aliran darah lancar dan mencegah terjadinya perfusi perifer tidak efektif. Kesimpulan yang didapatkan bahwa masalah perfusi perifer pada pasien diabetes melitus dapat di cegah, terbukti pada penerapan terapi pijat kaki dengan menggunakan lotion efektif untuk diterapkan sebagai pencegahan perfusi perifer tidak efektif.
Kata kunci : Diabetes Melitus, terapi pijat kaki, Perfusi perifer
Tidak tersedia versi lain