Text
MASSAGE KAKI DALAM MENINGKATKAN NEUROVASKULER PERIFER PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RSUD Dr. (H.C.) Ir. SOEKARNO PROVINSI BANGKA BELITUNG
ABSTRAK
Massage Kaki Dalam Meningkatkan Neurovaskuler Perifer Pada Pasien Diabetes Melitus Di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung
Shafa Amira, Ns. Eny Erlinda Widyaastusi, M.Kep., Sp. Kep.MB, Ashar Abilowo, S.ST.,M.Kes
Program Studi Diploma III Keperawatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Pangkalpinang
Email : [email protected]
Latar Belakang : Diabetes melitus merupakan suatu keadaan dimana terjadinya gangguan metabolisme, ditandai dengan hiperglikemia yang diakibatkan oleh ganguan sekresi insulin pada tubuh. Dibetes melitus dalam waktu yang lama dan tidak terkontrol, akan terjadi perubahan dan penebalan pada pembuluh darah yang akan berisiko mengalami disfungsi neurovaskuler perifer. Penatalaksanaan non farmakologis risiko disfungsi neurovaskuler perifer yaitu melakukan intervensi massage kaki. Tujuan : Mengetahui gambaran massage kaki dalam meningkatkan neurovaskuler perifer pada pasien diabetes melitus di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung. Metode : Studi kasus dengan massage kaki dalam meningkatkan neurovaskuler perifer pada pasien diabetes melitus menggunakan pendekatan asuhan keperawatan. Hasil : Pada klien 1 didapatkan nilai ABI meningkat dari 0,89 menjadi 0,90 mmHg, skala nyeri berkurang menjadi 3, tekanan darah 120/77 mmHg, nadi 92x/menit, warna kulit kuning dan akral teraba hangat, serta CRT ≤ 2 detik. Klien 2 didapatkan nilai ABI meningkat dari 0,91 menjadi 0,92 mmHg, skala nyeri berkurang menjadi 2, tekanan darah 128/80 mmHg, nadi 92x/menit, warna kulit kuning dan akral teraba hangat, serta CRT ≤ 2 detik. Kesimpulan : Penerapan massage kaki terbukti efektif dalam meningkatkan neurovaskuler perifer pada pasien diabetes melitus.
Kata kunci : massage kaki, diabetes melitus, risiko disfungsi neurovaskuler perifer
Tidak tersedia versi lain