Text
REFLEKSI PIJAT KAKI DALAM MENINGKATKAN PERFUSI PERIFER PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. (H.C.) Ir. SOEKARNO PROVINSI BANGKA BELITUNG
ABSTRAK
Refleksi Pijat Kaki Dalam Meningkatkan Perfusi Perifer Pada
Pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Umum Daerah
Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung
Windiarti Rosady, Eny Erlinda Widyaastuti, Kartika
Program Studi Keperawatan Politeknik Kementrian Kesehatan Republik Indonesia
Pangkalpinang
Email : [email protected]
Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis progresif yang ditandai dengan
ketidakmampuan tubuh untuk melakukan metabolisme karbohidrat, lemak dan
protein sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia).
Salah satu masalah utama yang dapat terjadi pada penderita Diabetes Melitus
yaitu perfusi perifer tidak efektif. Ketidakefektifan Perfusi perifer dapat
menyebabkan penderita seringkali merasakan kesemutan, kebas, dan juga mati
rasa pada kaki. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah
ketidakefektifan perfusi perifer pada diabetes melitus yaitu dengan terapi non
farmakologis salah satunya yaitu perawatan kaki dengan refleksi pijat kaki.
Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui gambaran mengenai refleksi pijat kaki
dalam meningkatkan perfusi perifer pada pasien diabetes melitus. Metode
pengumpulan data studi kasus ini menggunakan metode observasi, wawancara
terstruktur, pengukuran, dan dokumentasi. Hasil studi kasus ini menunjukan
bahwa refleksi pijat kaki yang dilakukan sebanyak 1 kali sehari selama 3 hari,
dengan durasi pemberian selama 10 menit menggambarkan adanya peningkatan
perfusi perifer pada klien 1 maupun klien 2. Kesimpulan yang didapatkan bahwa
refleksi pijat kaki efektif untuk meningkatkan perfusi perifer pada pasien Diabetes
Melitus.
Kata kunci : Diabetes Melitus, Perfusi Perifer Tidak Efektif, Refleksi Pijat Kaki
Tidak tersedia versi lain