Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
No image available for this title
Penanda Bagikan

ANALISIS KADAR VITAMIN C MINUMAN BERSUPLEMEN YANG BEREDAR DI KOTA PANGKALPINANG BERDASARKAN TEMPAT PENYIMPANAN

REPS - Firlya Eureka - Nama Orang; REPS - Ratih Puspita Kusumadewi Purba, S.Si., M.Sc - Nama Orang; REPS - Auronita Puspa Pratiwi, M.Sc - Nama Orang;

Analisis Kadar Vitamin C Minuman Bersuplemen yang Beredar di Kota
Pangkalpinang Berdasarkan Tempat Penyimpanan
Firlya Eureka
194840116
Program Studi Farmasi Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
ABSTRAK
Latar Belakang: Vitamin C merupakan salah satu vitamin yang mudah rusak.
Vitamin C sangat peka terhadap degradasi yang disebabkan oleh lingkungan
yang buruk, misalnya perubahan suhu dan kelembaban. Selama penyimpanan,
konsentrasi vitamin C menurun melalui mekanisme degradasi aerobik dan
anaerobik.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar vitamin C
pada minuman bersuplemen berdasarkan tempat penyimpanan.
Metode: Metode yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design.
Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling. Sampel yang
digunakan yaitu You C-1000. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian
ini sebanyak 30 sampel. Sampel disimpan pada lemari pendingin, suhu ruang,
dan tempat yang terpapar cahaya matahari. Pengukuran kadar vitamin C
dilakukan dengan metode iodimetri dan dianalisis dengan Uji Wilcoxon.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kadar
rata-rata vitamin C pada minuman bersuplemen sebelum dan sesudah disimpan
selama 5 hari dalam lemari pendingin, suhu ruang, dan terpapar cahaya matahari
dengan hasil signifikansi sebesar 0,001.
Kesimpulan: Perbedaan rata-rata kadar vitamin C sebelum dan sesudah
perlakuan lemari pendingin sebesar 0,0298%b/v, pada suhu ruang sebesar
0,0303%b/v, dan pada tempat yang terpapar cahaya matahari sebesar
0,0327%b/v. Penurunan kadar vitamin C terkecil terdapat pada perlakuan lemari
pendingin yaitu sebesar 0,0298%b/v sehingga penyimpanan minuman
bersuplemen paling baik adalah di lemari pendingin karena memiliki persentase
penurunan kadar paling sedikit.
Kata Kunci: Metode Iodimetri, Minuman Bersuplemen, Tempat Penyimpanan, Vitamin C


Ketersediaan
#
Perpustakaan Terpadu Poltekkes Pangkalpinang (1) 615.1 FIR 2022
REPS2022030037
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
615.1 FIR 2022
Penerbit
Poltekkes Pangkal Pinang : Prodi DIII Farmasi Poltekkes Pangkalpinang., 2022
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
English
ISBN/ISSN
2022-08-03
Klasifikasi
615.1 FIR 2022
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
Karya Tulis Ilmiah
Pernyataan Tanggungjawab
Firlya Eureka
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ANALISIS KADAR VITAMIN C MINUMAN BERSUPLEMEN YANG BEREDAR DI KOTA PANGKALPINANG BERDASARKAN TEMPAT PENYIMPANAN
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?