Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
No image available for this title
Penanda Bagikan

HUBUNGAN ASUPAN LEMAK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI SEKUNDER PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD SUNGAILIAT KABUPATEN BANGKA

REPS - Mulia Nugraha - Nama Orang; REPS - Hamdani Syah Putra Ginting, S.Gz.,MPH - Nama Orang; REPS - Ade Devriany, SKM, M.Kes - Nama Orang;

ABSTRAK
Hubungan Asupan Lemak Dengan Kejadian Hipertensi Sekunder Pada
Pasien Rawat Inap Di RSUD Sungailiat Kabupaten Bangka.
Mulia Nugraha
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
[email protected]
Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskuler
yang sering kali terjadi tanpa gejala. Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar tahun
2007 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan Provinsi yang mempunyai
prevalensi hipertensi lebih tinggi dari angka Nasional yaitu sebesar 37,2% dan
kejadian penyakit hipertensi sekunder di RSUD Sungailiat Kabupaten Bangka
pada tahun 2014 untuk rawat inap sebesar 829 pasien per tahun. Tujuan penelitian
ini untuk menganalisis hubungan antara asupan lemak dengan kejadian hipertensi
sekunder pada pasien rawat inap di RSUD Sungailiat Kabupaten Bangka.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
observasional dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini
dilaksanakan di RSUD Sungailiat Kabupaten Bangka dengan responden penelitian
sebanyak 118 orang. Hipertensi pada responden menggunakan data sekunder
dengan melihat catatan rekam medis pasien, sedangkan untuk menilai asupan
lemak digunakan metode SQ-FFQ dan dianalisis menggunakan uji korelasi
spearman rank.
Hasil penelitian menunjukkan asupan lemak pada responden rawat inap
yaitu 165,6 gram. Responden rawat inap yang mengalami hipertensi sekunder
sebanyak 92,4% (110 orang). Hasil statistik menunjukkan bahwa tidak ada
hubungan antara asupan lemak dengan kejadian hipertensi sekunder dengan nilai
p = 0.524. Nilai koefisien menunjukkan bahwa arah kolerasi negatif yang berarti
asupan lemak cukup maka kejadian hipertensi menurun, dengan kekuatan yang
sangat lemah sebesar 4,6%.
Kata Kunci: Asupan Lemak, Hipertensi Sekunder


Ketersediaan
#
Perpustakaan Terpadu Poltekkes Pangkalpinang 035 NUG 2016
035NUG2016
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
035 NUG 2016
Penerbit
Poltekkes Pangkal Pinang : Prodi DIII GIZI Poltekkes Pangkalpinang., 2016
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
English
ISBN/ISSN
2016-08-27
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
Karya Tulis Ilmiah
Pernyataan Tanggungjawab
Mulia Nugraha
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • HUBUNGAN ASUPAN LEMAK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI SEKUNDER PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD SUNGAILIAT KABUPATEN BANGKA
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?