Studi Literature Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa Dengan Masalah Keperawatan Regimen Terapeutik Keluarga Tidak Efektif Tahun 2020
Studi Literature Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa Dengan Masalah Keperawatan Regimen Terapeutik Keluarga Tidak Efektif Di Wilayah Kerja Puskesmas Petaling Kecamatan Mendo Barat Tahun 2020
Ela Juwita, Ns.Suherman, M.Kep, Nurhayati, M.Kes DIII Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Email : [email protected]
ABSTRAK
Gangguan jiwa adalah spektrum kognitif, emosi, dan kondisi tingkah laku yang bersinggungan dengan sosial, emosi, dan hidup serta produktivitas masyarakat. Gangguan jiwa dapat timbul dari skala ringan hingga skala berat. (Hungerford, 2012). WHO (Word Health Organization) 2016 menyatakan terdapat sekitar 35 juta orang terkena depresi, 60 juta orang terkena bipolar, 21 juta terkena skizofrenia, serta 47,5 juta terkena demensia. Penyebab diantaranya yakni, kurang motivasi keluarga sebagai PMO (Pengawas Minum Obat) yang menyebabkan ketidakefektifan manajemen regimen terapeutik keluarga. Tujuan studi kasus ini untuk menggambarkan efektivitas asuhan keperawatan jiwa dengan masalah regimen terapeutik keluarga tidak efektif dengan menggunakan peran keluarga sebagai PMO (Pengawas Minum Obat). Tahun 2020. Rancangan studi kasus ini menggunakan teknik deskriptif dengan membandingkan antara teori yang ada dengan dua resume literature review. Hasil studi kasus tentang asuhan keperawatan jiwa pada pasien halusinasi dengan masalah regimen terapeutik keluarga tidak efektif menggunakan peran keluarga sebagai PMO terbukti sangat membantu dalam proses penyembuhan pada klien halusinasi karena keluarga sebagai unit terdekat dengan klien untuk selalu memotivasi klien untuk patuh dalam minum obat.
Kata kunci : ODGJ, Jiwa, Ketidakefektifan manajemen regimen terapeutik keluarga, PMO (pengawas Minum Obat).
Tidak tersedia versi lain